STMIK MUHAMMADIYAH JAKARTA : SOAL LATIH HALAMAN 6: SOAL LATIH ABC-PQR -XYZ PERHATIKAN FLOWCHAT BERIKUT pada latihan dihalaman 6 , masih menggunakan 2 variabel dengan pencarian akhir ...
Sabtu, 14 Februari 2015
SOAL LATIH HALAMAN 6
SOAL LATIH
ABC-PQR -XYZ
pada latihan dihalaman 6 , masih menggunakan 2 variabel dengan pencarian akhir 2 yang akan tercetak,
CONTOH :
Jika Nilai Statement bernilai benar maka akan tecetak :
ABC
XYZ
Jika Nilai Statement bernilai salah makan akan tercetak :
PQR
XYZ
yuk kita mulai , seperti biasa kalian buka aplikasi codeblocks : lalu ketik coding dibawah ini
(INGAT KALAU INGIN LANCAR JANGAN COPAS)
coding :
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int A=5,B=7;
if(A<B)
{cout<< "ABC";}
else
{cout<< "PQR";}
cout<< "\nYXZ";
}
lalu kalian simpan dengan nama latihhal6.cpp
dan kemudian klik tombol Run Untuk Menjalankan Program.
HASILNYA :
Semoga Manfaat , Tks Admin01. Ade K.Mandala
ABC-PQR -XYZ
![]() |
| PERHATIKAN FLOWCHAT BERIKUT |
pada latihan dihalaman 6 , masih menggunakan 2 variabel dengan pencarian akhir 2 yang akan tercetak,
CONTOH :
Jika Nilai Statement bernilai benar maka akan tecetak :
ABC
XYZ
Jika Nilai Statement bernilai salah makan akan tercetak :
PQR
XYZ
yuk kita mulai , seperti biasa kalian buka aplikasi codeblocks : lalu ketik coding dibawah ini
(INGAT KALAU INGIN LANCAR JANGAN COPAS)
coding :
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int A=5,B=7;
if(A<B)
{cout<< "ABC";}
else
{cout<< "PQR";}
cout<< "\nYXZ";
}
lalu kalian simpan dengan nama latihhal6.cpp
dan kemudian klik tombol Run Untuk Menjalankan Program.
HASILNYA :
![]() |
| HASIL AKHIR KETIKA DI RUN |
Semoga Manfaat , Tks Admin01. Ade K.Mandala
SOAL LATIH HALAMAN 5
soal latih
JAKARTA - BANDUNG
Perhatikan Gambar Flowchat disamping ini :
pada soal latih kali ini, mencari 2 variabel yang lebih kecil nilainya :
A=5
B=7
jika a =5 "maka tercetak" (Jakarta)
Jika b=7 "maka tercetak" (Bandung)
latihan ini mencari nilai lebih kecil (<) contoh ;
jika (A < B) maka tercetak : .... .
silahkan kalian buka jendela editor c++ (codeblocks)
lalu ikuti coding berikut ini :
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int A=5,B=7;
if(A<B)
{
cout<<"JAKARTA"<<endl;
cout<<"BANDUNG"<<endl;
}
soalhal5.cpp kemudian klik tombol RUN untuk menjalankan program
JAKARTA - BANDUNG
Perhatikan Gambar Flowchat disamping ini :
pada soal latih kali ini, mencari 2 variabel yang lebih kecil nilainya :
A=5
B=7
jika a =5 "maka tercetak" (Jakarta)
Jika b=7 "maka tercetak" (Bandung)
latihan ini mencari nilai lebih kecil (<) contoh ;
jika (A < B) maka tercetak : .... .
silahkan kalian buka jendela editor c++ (codeblocks)
lalu ikuti coding berikut ini :
#include<iostream>
using namespace std;
int main()
{
int A=5,B=7;
if(A<B)
{
cout<<"JAKARTA"<<endl;
cout<<"BANDUNG"<<endl;
}
}
KEMUDIAN SIMPAN DENGAN NAMAsoalhal5.cpp kemudian klik tombol RUN untuk menjalankan program
![]() |
| HASIL DARI CODING FLOWCHAT DIATAS |
Semoga Manfaat , Terimakasih , Admin01
Ade K.Mandala
Ade K.Mandala
Rabu, 04 Februari 2015
Operator dalam Pemrograman C++
Macam-macam operator-operator yang disediakan dalam pemrograman C++
berupa keyword atau karakter khusus. Operator-operator ini cukup penting
untuk diketahui karena merupakan salah satu dasar bahasa C++.
Assignation (=)
Operator assignation digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variable.
a = 9;
Memberikan nilai integer 9 ke variabel a. Sisi kiri dari operator disebut lvalue (left value) dan sisi kanan disebut rvalue (right value). lvalue harus selalu berupa variabel dan sisi kanan dapat berupa konstanta, variabel, hasil dari suatu operasi atau kombinasi dari semuanya.
Contohnya :
int a, b; // a:? b:?
a = 10; // a:10 b:?
b = 4; // a:10 b:4
a = b; // a:4 b:4
b = 7; // a:4 b:7
Hasil dari contoh diatas, a bernilai 4 dan b bernilai 7.
Operator Aritmatika ( +, -, *, /, % )
Operator Relasi
Assignation (=)
Operator assignation digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variable.
a = 9;
Memberikan nilai integer 9 ke variabel a. Sisi kiri dari operator disebut lvalue (left value) dan sisi kanan disebut rvalue (right value). lvalue harus selalu berupa variabel dan sisi kanan dapat berupa konstanta, variabel, hasil dari suatu operasi atau kombinasi dari semuanya.
Contohnya :
int a, b; // a:? b:?
a = 10; // a:10 b:?
b = 4; // a:10 b:4
a = b; // a:4 b:4
b = 7; // a:4 b:7
Hasil dari contoh diatas, a bernilai 4 dan b bernilai 7.
Operator Aritmatika ( +, -, *, /, % )
+
|
addition
|
-
|
subtraction
|
*
|
multiplication
|
/
|
division
|
%
|
module
|
Contoh Program
/* Contoh Program Aritmatika serthana
====================================
#include<iostream.h> // file header untuk fungsi keluaran (cout)
void main()
{
cout<<" Hasil dari 12 + 8= " <<12+8; //Operasi penjumlahan
cout<<"\n Hasil dari 27 - 7=" <<27-7; //operasi pengurangan
cout<<"\n Hasil dari 2 x 4= " <<3*4; //operasi perkalian
cout<<"\n Hasil dari 12 : 4= " <<12/4; //operasi pembagian
====================================
#include<iostream.h> // file header untuk fungsi keluaran (cout)
void main()
{
cout<<" Hasil dari 12 + 8= " <<12+8; //Operasi penjumlahan
cout<<"\n Hasil dari 27 - 7=" <<27-7; //operasi pengurangan
cout<<"\n Hasil dari 2 x 4= " <<3*4; //operasi perkalian
cout<<"\n Hasil dari 12 : 4= " <<12/4; //operasi pembagian
cout<<"\n Hasil dari 12 modulus 4= "<<12%4<<endl; //operasi mudulasi
}
![]() |
| Tampilan |
Operator
|
Fungsi
|
>
|
Besar Dari
|
>=
|
Besar dari atau sama dengan
|
<
|
Kurang Dari
|
<=
|
Kurang dari atau sama dengan
|
==
|
Sama dengan
|
!=
|
Tidak sama dengan
|
Contoh, misalkan a=2, b=3 dan c=6 :
(a == 5)
| |
(a*b >= c)
| |
(b+4 > a*c)
| |
((b=2) == a)
|
Operator Increase dan Decrease (++,--)
Operator
|
Fungsi
|
++
|
Penaikan
|
--
|
Penurunan
|
Operator Increase dan Decrease dapat digunakan sebagai prefix atau suffix. Dengan kata lain dapat dituliskan sebelum identifier variabel (++a) atau sesudahnya (a++). operator increase yang digunakan sebagai prefix (++a), Perbedaannya terlihat pada tabel dibawah ini :
Example 1
|
Example 2
|
B=3;
A=++B; // A is 4, B is 4 |
B=3;
A=B++; // A is 3, B is 4 |
Pada contoh 1, B ditambahkan sebelum nilainya diberikan ke A. Sedangkan contoh 2, Nilai B diberikan terlebih dahulu ke A dan B ditambahkan kemudian.
3. Operasi Logika
Operator
|
Fungsi
|
&&
|
And
|
||
|
Or
|
!
|
Not
|
Operator
! equivalen dengan operasi boolean NOT, hanya mempunyai 1 operand,
berguna untuk membalikkan nilai dari operand yang bersangkutan.
Contoh :
!(5 == 5)
|
returns false because the expression at its right (5 == 5) would be true.
|
!(6 <= 4)
|
returns true because (6 <= 4) would be false.
|
!true
|
returns false.
|
!false
|
returns true.
|
operator Logika && dan ||
digunakan untuk mengevaluasi 2 ekspresi dan menghasilkan 1 nilai akhir.
mempunyai arti yang sama dengan operator logika Boolean AND dan OR. Contoh :
Operator
pertama a |
Operator
kedua b |
hasil
a && b |
hasil
a || b |
true
|
true
|
true
|
true
|
true
|
false
|
false
|
true
|
false
|
true
|
false
|
true
|
false
|
false
|
false
|
false
|
Contoh :
( (5 == 5) && (3 > 6))
( (5 == 5) || (3 > 6))
( (5 == 5) || (3 > 6))
Perintah Input dan Output dalam C++
Fungsi cin dan cout dalam pemrograman C++
Dalam library iostream C++ , standard operasi input dan output untuk pemrograman didukung oleh 2 data streams: cin untuk input dan cout untuk output. Juga, cerr dan clog sebagai tambahan untuk output streams yang di desain khusus untuk menampilkan error messages. Dapat diarahkan langsung ke standard output maupun ke log file.
Biasanya cout (standard output stream) ditujukan untuk monitor dan cin
(standard input stream) ditujukan untuk keyboard. Dengan menggunakan
dua streams ini, maka kita dapat berinteraksi dengan user dengan
menampilkan messages pada monitor dan menerima input dari keyboard.
Output (cout)
Penggunaan cout stream dhubungkan dengan operator overloaded << (Sepasang tanda "less than"). Contoh :
cout << "Nama Saya Afandi"; // Tampilkan Output Nama Saya Afandi
cout << 1000; // Tampilkan angka 1000 pada layar
cout << x; // Tampilkan variabel x on pada layar
Operator << dikenal sebagai insertion operator, dimana berfungsi untuk menginput data yang mengikutinya. Jika berupa string, maka harus diapit dengan kutip ganda ("), sehingga membedakannya dari variable. Contoh
cout << "Hello"; // Tampilkan Hello pada layar
cout << Hello; // Tampilkan variabel Hello pada layar
Operator insertion (<<) dapat digunakan lebih dari 1 kali dalam kalimat yang sama, Contoh :
cout << "Hallo, " << "nama " << "Saya Afandi";
Contoh diatas akan menampilkan Hallo nama Saya Afandi sentence pada layar monitor. Manfaat dari pengulangan penggunaan operator insertion (<<) adalah untuk menampilkan kombinasi dari satu variabel dan konstanta atau lebih, contoh :
cout << "Hello I am " << age << " years old and my zipcode is " << zipcode;
Misalkan variable age = 24 dan variable zipcode = 90064 maka output yang dihasilkan :
Hello, I am 24 years old and my zipcode is 90064
Contoh :
cout << "Baris pertama \n ";
cout << "Baris kedua.\nBaris ketiga.";
cout << "Baris kedua.\nBaris ketiga.";
Output :
Baris pertama.
Baris kedua.
Baris ketiga.
Baris kedua.
Baris ketiga.
Selain dengan karakter new-line, dapat juga menggunakan manipulator endl, contoh :
cout << "Baris pertama" << endl;
cout << "Baris kedua" << endl;
cout << "Baris kedua" << endl;
Output :
Baris pertamaBaris kedua
Input (cin).
Menangani standard input pada C++ dengan menambahkan overloaded operator extraction (>>) pada cin stream. Harus diikuti bengan variable yang akan menyimpan data. Contoh :
int umur;
cin >> umur;
cin >> umur;
Contoh diatas mendeklarasikan variabel age dengan tipe int dan menunggu input dari cin (keyborad) untuk disimpan di variabel umur.
cin akan memproses input dari keyboard sekali saja dan tombol ENTER harus ditekan.
Contoh :- // contoh program input dan output
- #include <iostream.h>
- int main ()
- {
- int i;
- cout << "Silahkan masukan nilai: ";
- cin >> i;
- cout << "Nilai adalah " << i;
- cout << " Nilai jika di kali 5 adalah: " << i*5 << ".\n";
- return 0;
- }
Output :
Silahkan masukan nilai: 2
Nilai jika di kali 5 adalah: 10.
Nilai jika di kali 5 adalah: 10.
cin juga dapat digunakan untuk lebih dari satu input :
cin >> a >> b;
Equivalen dengan :
cin >> a;
cin >> b;
cin >> b;
Macam-macam Tipe Data Dasar dalam progran C++
Data yang akan diolah harus ditentukan jenis tipe datanya. dalam
pemrograman bahasa C++ ada beberapa tipe data yaitu char, int, short,
long, float, double, long double, bool, wchar_t. Besar tipe data dari
variabe; di dalam standar program C++, dijelasan sebagai berikut ini:
| Nama | Keterangan | Ukuran | Jangkauan |
|---|---|---|---|
| char | Abjad/karakter atau untuk bilangan bulat kecil | 1 byte | signed: -128 to 127
unsigned: 0 to 255
|
| short int (short) | Bilangan bulat dengan jangkauan pendek | 2 byte | signed: -32768 to 32767
unsigned: 0 to 65535
|
| int | Bilangan bulat | 4 byte | signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
|
| long int (long) | Integer dengan jangkauan panjang | 4 byte | signed: -2147483648 to 2147483647
unsigned: 0 to 4294967295
|
| bool | Boolean, dapat bernilai benar atau salah (true or false) | i byte | true or false |
| float | Angka dengan titik mengambang (bilangan cacah) | 4 byte | 3.4e +/- 38 (7 digit) |
| double | Bilangan cacah dengan ketelitian ganda | 8 byte | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| long double | Bilangan cacah dengan ketelitian ganda panjang | 8 byte | 1.7e +/- 308 (15 digits) |
| wchar_t | Karakter lebar, biasa dipakai untuk Unicode karakter | 2 byte | 1 karakter lebar |
Struktur Bahasa C++
Secara umum, stuktur bahasa pemrograman C++ adalah seperti dibawah ini:
// contoh program C++
#include <iostream.h>
int main ()
{
cout << "Selamat Belajar C++";
return 0;
}
Hasil output:
Selamat belajar C++
Sisi atas merupakan source code, dan sisi bawah adalah hasilnya setelah di-kompile dan di-eksekusi.
persatu
Program diatas merupakan salah satu program paling sederhana dalam C++,
tetapi dalam program tersebut mengandung komponen dasar yang selalu ada
pada setiap pemrograman C++. Jika dilihat satu :
// contoh program C++
Baris
ini adalah komentar. semua baris yang diawali dengan dua garis miring
(//) akan dianggap sebagai komentar dan tidak akan berpengaruh terhadap
program. Dapat digunakan oleh programmer untuk menyertakan penjelasan
singkat atau observasi yang terkait dengan program tersebut, dan kode
(//) hanya akan membaca komentar satu baris saja.
#include <iostream.h>
Kalimat
yang diawali dengan tanda (#) adalah are preprocessor directive. Bukan
merupakan baris kode yang dieksekusi, tetapi indikasi untuk kompiler.
Dalam kasus ini kalimat #include <iostream.h> memberitahukan
preprocessor kompiler untuk menyertakan header file standard iostream.
File spesifik ini juga termasuk library deklarasi standard I/O pada C++
dan file ini disertakan karena fungsi-fungsinya akan digunakan nanti
dalam program.
int main ()
Baris
ini mencocokan pada awal dari deklarasi fungsi main. fungsi main
merupakan titik awal dimana seluruh program C++ akan mulai dieksekusi.
Diletakan diawal, ditengah atau diakhir program, isi dari fungsi main
akan selalu dieksekusi pertama kali. Pada dasarnya, seluruh program C++
memiliki fungsi main.
main
diikuti oleh sepasang tanda kurung () karena merupakan fungsi. pada
C++, semua fungsi diikuti oleh sepasang tanda kurung () dimana, dapat
berisi argumen didalamnya. Isi dari fungsi main selanjutnya akan
mengikuti,berupa deklarasi formal dan dituliskan diantara kurung kurawal
({}), seperti dalam contoh.
cout << "Selamat belajar C++";
Intruksi
ini merupakan hal yang paling penting dalam program contoh. cout
merupakan standard output stream dalam C++ (biasanya monitor). cout
dideklarasikan dalam header file iostream.h, sehingga agar dapat
digunakan maka file ini harus disertakan.
Perhatikan
setiap kalimat diakhiri dengan tanda semicolon (;). Karakter ini
menandakan akhir dari instruksi dan harus disertakan pada setiap akhir
instruksi pada program C++ manapun.
return 0;
Intruksi
return menyebabkan fungsi main() berakhir dan mengembalikan kode yang
mengikuti instruksi tersebut, dalam kasus ini 0. Ini merupakan cara yang
paling sering digunakan untuk mengakhiri program.
Langganan:
Postingan (Atom)
















